Beberapa Jenis Pohon Penghasil Gaharu

Beberapa Jenis Pohon Penghasil Gaharu - Gaharu adalah sejenis kayu dengan aneka macam bentuk dan warna yang khas, serta mempunyai kandungan kadar damar busuk, berasal dari pohon atau bab pohon penghasil gaharu yang berkembang secara alami/di tanam dan sudah mati, selaku akhir dari proses bisul yang terjadi baik secara alami atau produksi pada pohon tersebut. Jadi yang harus dimengerti adalah Gaharu itu bukan pohon namun hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang dihasilkan dari pohon yang sudah mati baik secara alami atau produksi.

Berikut ialah beberapa macam pohon penghasil Gaharu antara lain :

1. Aquilaria malacensis

Tinggi pohon meraih 40 m, batang bergaris tengah 60 cm, permukaan licin, warna keputihan kadang beralur dan kayunya keras.

Daun

Bentuk daun lonjong dengan panjang lebih kurang 7 cm, lebar daun 4 cm, ujung daun meruncing berwarna debu-debu kehijauan, permukaan daun mengkilap dan tulang daun sekunder berjumlah 12-14 pasang.

Bunga

Bunga terdapat di ujung ranting dan ketiak daun, berupa lancip, panjang lebih kurang 5 mm, berwarna hijau kekuningan atau putih dan berbau harum.

Buah

Buah berbentuk bulat telur atau lonjong dengan panjang 4 cm dan lebar 2,5 cm sedangkan biji berbentuk bundar telur tertutup oleh rambut berwarna merah.

Tumbuh pada ketinggian 0-700 m dpl dan tempat penyebaran di Sumatera Selatan dan Kalimantan.

2. Aquilaria microcarpa

Tinggi meraih 40 m dengan garis tengah batang 80 cm dengan tempat berkembang pada ketinggian 200 m dpl dan tempat penyebaran di Sumatra.

3. Aquilaria filaria

Tinggi pohon mencapa sampai 17 cm dengan garis tengah batang meraih 50 cm. Tumbuh di dataran rendah dengan daerah penyebaranya di Maluku dan Papua.

4. Aquilaria beccariana

Tumbuh pada ketinggian meraih 0-800 m dpl dengan kawasan penyebaran di Kalimantan dan Sumatra Utara.

5. Wiksroemia polyantha

Pohon berupa semak dengan tinggi meraih 7 m, garis tengah 7,5 cm dan rantingnya berwarna cokelat kemerahan.

Daun

Helai daun tipis dengan kedua permukaan daun licin dan berwarna kecokelatan berupa elips dengan panjang 4-12 cm dan lebar daun 4-6 cm, tulang daun sekunder 8-15 pasang dengan urat daun tidak terang dan panjang tangkai daun 2-4 cm.

Bunga

Bunga terletak di ujung ranting dengan setiap malai terdapat 6 bunga. Kuncup bunga sepanjang 10 mm dan berwarna putih kehijauan dengan panjang tangkai bunga 1 mm, mahkota bunga lonjong dengan panjang 8,5 mm dan lebar 5,5 mm, berwarnah merah.

Tumbuh pada ketinggian 0-2.200 m dpl dengan daerah penyebaran di seluruh Indonesia.

6. Wiksroemia tenuiramis

Pohon kecil dengan tinggi 10 m dan warna ranting cokelat, permukaan batang licin dan berwarna cokelat kemerahan.

Daun

Helai daun tipis dan berwarna cokelat terperinci dengan berupa elips dan panjang daun 4-14 cm, lebar daun 2-6 cm dan bagian ujungnya meruncing. Tulang daun sekunder 7-11 pasang dengan panjang tangkai daun 4 cm.

Bunga

Bunga berada pada ujung ranting dengan panjang 10 mm dan berwarna kuning atau krem, mahkota bunga berbentuk bulat telur dengan panjang 2-3 mm dan panjang benang sarinya 1,5 cm. Dapat tumbuh pada ketinggian 0-1.600 m dpl dengan kawasan penyebaran di Sumatra dan kalimantan.

Buku Referensi :

Taswana J. 2008. Budidaya Gaharu. PT Intan Sejati.Klaten.
Sumber https://www.atobasahona.com/

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama