Penyajian laporan keuangan dapat dibentuk dalam beberapa bentuk sesuai dengan harapan perusahaan. Meskipun bentuk pembukuan keuangan ini dibuat sesuai harapan pihak manajemen perusahaan, tetapi tidak menyalahi aturan yang telah ditetapkan.
Berikut 2 bentuk pembukuan keuangan lazim yang tepat dengan ketentuan berlaku :
Bentuk Neraca
Dalam laporan keuangan neraca terdapat terdapat tiga macam bentuk sebagai berikut :
1. Bentuk Skontro (Account Form)
Bentuk skontro artinya Neraca yang dibentuk dalam bentuk seperti abjad "T", dalam bentuk ini sisi aktiva berada di sebelah kiri dan pasiva (keharusan dan ekuitas) di sebelah kanan.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini pola neraca dalam bentuk skontro :

2. Bentuk Laporan atau Vertikal
Neraca dalam bentuk mirip ini tersusun secara berurutan dari atas ke bawah, mulai dari aktiva tanpa gangguan, aktiva tetap, aktiva yang lain dan disertai dengan kewajiban (utang) jangka pendek, keharusan jangka panjang serta yang terakhir ekuitas.
Untuk lebih jelasnya acuan bentuk laporan keuangan vertikal ialah sebagai berikut :

3. Bentuk laporan keuangan yang lain dapat disesuaikan dengan keperluan dan posisi keuangan perusahaan
Bentuk Laporan Laba Rugi
Bentuk laporan laba rugi terdiri dari dua macam yakni :
1. Bentuk Tunggal (single step system)
Dalam bentuk ini, laporan rugi keuntungan tidak terinci dan ditentukan berdasarkan total pemasukan dikurangi total biaya. Dalam bentuk ini laporan laba rugi disusun tanpa membedakan pendapatan dan ongkos usaha dan dari luar perjuangan. Contoh bentuk laporan laba rugi tunggal dapat dilihat pada gambar di bawah :

2. Bentuk Majemuk (multiple step system)
Laporan bentuk ini dihitung secara terinci dan bertahap, yaitu dengan membedakan antara pendapatan maupun biaya dari usaha dengan di luar perjuangan.
Contoh bentuk laporan keuntungan rugi manjemuk dapat dilihat seperti berikut :

Demikian postingan wacana bentuk dan acuan pembukuan keuangan beserta tabelnya dalam bentuk gambar. Anda juga dapat lihat postingan : Pengertian, Tujuan, Jenis-Jenis dan Komponen Laporan Keuangan Serta Pihak Berkepentingan terima kasih. Sumber https://www.atobasahona.com/
Berikut 2 bentuk pembukuan keuangan lazim yang tepat dengan ketentuan berlaku :
Bentuk Neraca
Dalam laporan keuangan neraca terdapat terdapat tiga macam bentuk sebagai berikut :
1. Bentuk Skontro (Account Form)
Bentuk skontro artinya Neraca yang dibentuk dalam bentuk seperti abjad "T", dalam bentuk ini sisi aktiva berada di sebelah kiri dan pasiva (keharusan dan ekuitas) di sebelah kanan.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini pola neraca dalam bentuk skontro :

2. Bentuk Laporan atau Vertikal
Neraca dalam bentuk mirip ini tersusun secara berurutan dari atas ke bawah, mulai dari aktiva tanpa gangguan, aktiva tetap, aktiva yang lain dan disertai dengan kewajiban (utang) jangka pendek, keharusan jangka panjang serta yang terakhir ekuitas.
Untuk lebih jelasnya acuan bentuk laporan keuangan vertikal ialah sebagai berikut :
3. Bentuk laporan keuangan yang lain dapat disesuaikan dengan keperluan dan posisi keuangan perusahaan
Bentuk Laporan Laba Rugi
Bentuk laporan laba rugi terdiri dari dua macam yakni :
1. Bentuk Tunggal (single step system)
Dalam bentuk ini, laporan rugi keuntungan tidak terinci dan ditentukan berdasarkan total pemasukan dikurangi total biaya. Dalam bentuk ini laporan laba rugi disusun tanpa membedakan pendapatan dan ongkos usaha dan dari luar perjuangan. Contoh bentuk laporan laba rugi tunggal dapat dilihat pada gambar di bawah :
2. Bentuk Majemuk (multiple step system)
Laporan bentuk ini dihitung secara terinci dan bertahap, yaitu dengan membedakan antara pendapatan maupun biaya dari usaha dengan di luar perjuangan.
Contoh bentuk laporan keuntungan rugi manjemuk dapat dilihat seperti berikut :

Demikian postingan wacana bentuk dan acuan pembukuan keuangan beserta tabelnya dalam bentuk gambar. Anda juga dapat lihat postingan : Pengertian, Tujuan, Jenis-Jenis dan Komponen Laporan Keuangan Serta Pihak Berkepentingan terima kasih. Sumber https://www.atobasahona.com/
Tags:
Bisnis