BerandaAktivitas Bertemu Orang Yogyakarta Di Warung Kopi bynimpolama -Juli 14, 2021 0 warung kopi teman. Sehabis melahap sepiring nasi, sayapun memesan secangkir kopi sambil melirik kawasan duduk kosong yang terdapat colokan listrik untuk menghidupkan laptop yang masih diam di dalam tas belakang. “ Permisi pak, ada orang di sini ?” saya mengajukan pertanyaan sebelum duduk. “ Ngga ada mas, silahkan aja” aku secepatnya mempesona bangku yang masih berada di kolong meja. Laptop saya keluarkan bersama carsnya dan mulai mencolok untuk menghidupkan. Beberapa menit lalu. “ Ngga libur mas ?” pertanyaan permulaan dari orang yang belum saya kenal ketika itu. Mungkin alasannya dikala itu saya masih memakai pakaian kerja dan bertepatan juga besok hari libur. “Belum libur mas, nanti besok liburnya” jawab aku. “Asal mana mas” pertanyaan aku, menyambung dialog. “ Asal Yogya mas” “Mas orisinil mana ?” orang itu kembali mengajukan pertanyaan ke aku. “Saya asal Sanana, Maluku Utara mas” Setelah saling tanya jawab, obrolan pun berlanjut, hingga pada dunia pekerjaan kawasan tinggal, bahkan hingga persoalan jodoh karena kebetulan kita berdua sama-sama belum menikah. Obrolan berlanjut sampai kepada budaya tempat masing-masing, tema dialog malam itu beragam. Namun yang sangat secara umum dikuasai adalah ihwal budaya kawasan masing. Antara budaya Indonesia bagian barat dan Indonesia bagian timur. Saya mujur sebab banyak mengetahui budaya-budaya Jawa dari dialog tersebut. Budaya religi, ekonomi dan politik sampai pada keterkaitan kemerdakaan Indonesia. Malam itu memang planning Tuhan untuk saya bertemu dengan beliau. Entah kenapa saking yummy ngobrol hingga kita berdua lupa menanyakan nama masing-masing. Obrolam berjalan selama kurang lebih 3 jam. “ Saya balik duluan ya mas” pamitan mas tersebut. “Oh iya mas, saya dalam waktu dekat” Dia mulai mengemasi barang-barangnya, HP, rokok dan tas. “Permisi mas” sambari mulai melangkah. Kemudian aku menjulurkan tangan untuk bersalaman. Kebiasaan aku dikala bertemu dengan sobat-sahabat memang senantiasa bersalaman, begitu juga dengan orang yang baru kenal. Bagi saya hal itu membuktikan bahwa kita senang berjumpa dengan orang gres. Tak ada foto alasannya adalah mungkin kita berdua tidak terlampau suka foto hehe. Beberapa menit lalu aku pun mulai mengemasi barang-barang aku untuk dimasukan kedalam tas. Hujan mulai reda ketika itu walaupun masih terasa gerimis. Saya bergegas pulang alasannya adalah waktu telah menerangkan pukul 01.00 Wita. Tersenyumlah terhadap semua orang orang yang baru kita kenal, karena banyak wawasan baru yang hendak kita dapat, wawasan yang positif selaku pengalaman kita dalam menjalani kehidupan. Sumber https://www.atobasahona.com/ Tags: Aktivitas Cerita Kopi Facebook Twitter