Cadar Tak Harus Tidak Boleh

Tulisan ini ialah telaah mengenai polemik nosional yang terjadi berapa hari akhir-akhir ini.

"Mungkin soal doktrin nggak ada masalah. Tetapi bila mereka melakukan ini, kan sudah banyak masalah di tempat-tempat lain, orang-orang yang didoktrin seperti itu kesudahannya cuma akan menjadi korban dari gerakan-gerakan radikal itu" Rektor UIN, Yudian Wahyudi.

Diatas yaitu tanggapan Rektor UIN, Yudian Wahyudi, ketika diminta berpendapat oleh media, terhadap keputusan yang diambil sebagai pimpinan universitas.

Kalaulah memang demikian, pertanyaan apakah menggunakan cadar tindakan yang menyimpang ? apakah kita akan membenarkan stigma bahwa yang bercadar itu mengikuti ajaran radikal ? apakah perempuan tidak mempunyai hak untuk hanya melindungi dirinya sendiri ?

Kalaulah demikian mana buktinya bahwa sudah banyak terjadi perkara-perkara mirip demikian ? dan mana bukti bahwa mengenakan cadar terindikasi radikalisme ? Menurut ekonomis aku ini hanyalah asumsi eksklusif tak berdasar maka kemungkinan timbulnya gerakan radikal sungguh tak menjanjikan dan tak patut dibentuknya sebuah peraturan atas nama menghalangi radikalisme alasannya adalah menggunakan cadar.

Sungguh tak logis bagi saya jikalau perkiraan dianggap sebagai kebenaran, apalagi pemamahan ini disandingkan dengan cadar yang bagi pandangan Islam untuk melindungi diri kaum wanita itu sendiri.

Perguruan tinggi mestilah menjadi kawasan berekspresi dan tempat membentuk diri sekaligus implementasi pemahaman kasatmata secara holistik terlebih lagi opsi yang diambil dikala memakai cadar tidaklah keluar dalam rana kesopanan.

Kalau ada yang berkata cadar bukan budaya kita 'Indonesia' melainkan budaya Arab. Makara tolong dijawab ! banyak yang menggunakan celana pendek dan baju yang memperlihatkan auratnya yang berlebihan budaya dari mana ?

Maka yang harus diamati adalah budaya manapun yang masuk bila budaya itu masih dalam konteks kesopanan maka itu yang dijaga bukan melegalkan sesuatu, sebab semua "lebih banyak didominasi"orang menggunakan itu.

Dengan impian yang menggebu dan dengan niat suci saya menghendaki terhadap pihak universitas perlu meninjau kembali keputusan yang diambil.

Awin Buton

Manado, 8 maret 2018
Sumber https://www.atobasahona.com/

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama