Ekosistem Hutan Hujan Tropis
Ekosistem ini berada di daerah tropika tergolong indonesia dengan curah hujan 2000-4000 mm/tahun. Hutan hujan tropis di indonesia terdapat di Kalimantan dan Sumatra yang menerima hujan setiap tahun dan mempunyai kelembaban sekitar 80%. Hutan hujan tropis Indonesia adalah penyusun utama sumber daya hayati flora darat.
Dihutan tropis terdapat tanaman kurang lebih 25.000 jenis tergolong 3000 jenis anggrek. Tumbuhan bernilai ekonomi tinggi, antara lain meranti merantian, kacangkacangan, jambu jambuan, Lumut dan ganggang 35.000 jenis, Satwa ada 220.000 jenis yang berisikan mamalia 515 jenis, ikan 4000 jenis, reptil 1000 jenis, burung 1519 jenis dan serangga 200.000 jenis.
Fungsi Hutan Hujan Tropis
1. Pengatur tata air
a) Peristiwa berubahnya air menjadi uap dan bergerak dari permukaan tanah atau permukaan air ke udara disebut penguapan atau evaporasi, insiden penguapan dari tanaman disebut transpirasi insiden keduanya secara bareng disebut evapotranspirasi.
b) Penguapan air pada tanah botak mula mula cepat, alasannya adalah air yang menguap adalah yang terdapat dipermukaan tanah.
c) Kecepatan penguapan air lewat permukaan tanah botak relatif lebih sedikit ketimbang lewat tanah yang tidak gundul, namun kalau diatas tanah terdapat seresah, maka kecepatan penguapan lebih lambat
d) Seresah yang terdapat di bawah pepohonan, membuat lebih mudah air masuk ke dalam tanah (menangkal banjir), jadi dalam hal ini hutan memperbesar daya penyimpanan air tanah
2. Penyerap karbondioksida
a) Karbondioksida yang terdapat diudara, dengan proses fotosintesis digunakan oleh tanaman untuk pertumbuhan, sehingga hutan dikatakan sebagai paru paru dunia
b) Perlu diperlu dipertanyakan berapa persen hutan yang masih ada di negara yang sudah maju. Mereka sudah menggunakan hutannya untuk pembangunan dimasa yang sudah silam. Disisi lain karbondioksida banyak berasal dari negara maju, ironisnya untuk menyerap karbondioksida ditugaskan bagi hutan negara yang sedang meningkat
3. Fungsi hutan yang lain
a) Sumber plasma nuftah sangat penting, sebab banyak sekali misteri kehidupan yang terdapat dalam hutan terlampau banyak yang belum dikenali
b) Habitat satwa
c) Penciptaan iklim mikro
d) Bioindikator terjadinya hujan asam dan pencemaran udara yang lain
e) Pencegah pengikisan dan banjir
Ekosistem Hutan Mangrove
Habitat perkembangan hutan mangrove :
1. Pasir berlumpur (di pantai yang ada muara sungai).
2. Air payau.
3. Tumbuhan penyusun: bakau & api-api.
Yang terdapat di ekosistem hutan mangrove antara lain :
1. Sekitar 4 juta hektar hutan mangrove tersebar dibeberapa pantai antara lain Sumatra, Jawa, Kalimantan dan Papua.
2. Di pantai Jakarta Utara terdapat tempat hutan lindung dan cagar alam Muara Angke. Kawasan hutan itu termasuk komunitas mangrove yang disusun oleh banyak sekali jenis tanaman khususnya bakau bakau (Rhizophora spp.) Dan api api (Avicennia spp., Sonneratia spp.).
3. Komunitas mangrove yang tumbuh di pinggir pantai ini ke arah daratan membentuk ekosistem rawa.
4. Semenjak daerah tersebut berubah fungsinya menjadi daerah pemukiman glamor yang disebut pantai indah kapuk, desa di sebelah pemukiman itu sering mengalami banjir pada ekspresi dominan hujan dan air sumur penduduk jakarta utara mulai terasa agak asin, semua ini terjadi alasannya adalah gangguan kepada fungsi ekosistem.
Fungsi ekosistem hutan mangrove :
1. Menjaga garis pantai, melindungi daratan dari kemasukan air maritim (intrusi). tanpa mangrove pantaiakan mengalami pengikisan, air bahari akan mencemari air tanah.
2. Hutan mangrove daerah kehidupan banyak sekali satwa terutama kera dan burung. Kotoran satwa ini berperan sebagai pemupuk perairan pantai, menyuburkan pertumbuhan plankton, jasad renik (mikroskopik) yang menjadi kuliner udang danikan.
3. Ekosistem mangrove menjadi kawasan bertelur, berpijah dan tumbuh ikan dan udang (breeding, ground, nursery ground).
4. Mangrove mampu melindungi bahari dari pencemaran yang bersumber dari bahari.
5. Mangrove yang dipelihara dan dibudidayakan, sebagian diperlukankayunya untuk pembangunan seperti di jawa barat, pembangunan bagan, bangunan penangkap ikan di lepas pantai memerlukan kayu mangrove.
Fungsi hutan mangrove secara fisik :
1. Menjaga garis pantai dan tebing sungai
2. Mempercepat accresion
3. Mencegah banjir
4. Mengolah limbah
Fungsi hutan mangrove secara biologi :
1. Tempat tumbuh nener, benur & larva kerang
2. Tempat tinggal simpanse dan burung
3. Habitat biota lain
Fungsi hutan mangrove secara ekonomi :
1. Tambak ikan dan udang
2. Ladang garam
3. Sumber kayu
4. Rekreasi
Lihat juga : Perbedaan Kata Fungsi dan Manfaat Sumber https://www.atobasahona.com/
Ekosistem ini berada di daerah tropika tergolong indonesia dengan curah hujan 2000-4000 mm/tahun. Hutan hujan tropis di indonesia terdapat di Kalimantan dan Sumatra yang menerima hujan setiap tahun dan mempunyai kelembaban sekitar 80%. Hutan hujan tropis Indonesia adalah penyusun utama sumber daya hayati flora darat.
Dihutan tropis terdapat tanaman kurang lebih 25.000 jenis tergolong 3000 jenis anggrek. Tumbuhan bernilai ekonomi tinggi, antara lain meranti merantian, kacangkacangan, jambu jambuan, Lumut dan ganggang 35.000 jenis, Satwa ada 220.000 jenis yang berisikan mamalia 515 jenis, ikan 4000 jenis, reptil 1000 jenis, burung 1519 jenis dan serangga 200.000 jenis.
Fungsi Hutan Hujan Tropis
1. Pengatur tata air
a) Peristiwa berubahnya air menjadi uap dan bergerak dari permukaan tanah atau permukaan air ke udara disebut penguapan atau evaporasi, insiden penguapan dari tanaman disebut transpirasi insiden keduanya secara bareng disebut evapotranspirasi.
b) Penguapan air pada tanah botak mula mula cepat, alasannya adalah air yang menguap adalah yang terdapat dipermukaan tanah.
c) Kecepatan penguapan air lewat permukaan tanah botak relatif lebih sedikit ketimbang lewat tanah yang tidak gundul, namun kalau diatas tanah terdapat seresah, maka kecepatan penguapan lebih lambat
d) Seresah yang terdapat di bawah pepohonan, membuat lebih mudah air masuk ke dalam tanah (menangkal banjir), jadi dalam hal ini hutan memperbesar daya penyimpanan air tanah
2. Penyerap karbondioksida
a) Karbondioksida yang terdapat diudara, dengan proses fotosintesis digunakan oleh tanaman untuk pertumbuhan, sehingga hutan dikatakan sebagai paru paru dunia
b) Perlu diperlu dipertanyakan berapa persen hutan yang masih ada di negara yang sudah maju. Mereka sudah menggunakan hutannya untuk pembangunan dimasa yang sudah silam. Disisi lain karbondioksida banyak berasal dari negara maju, ironisnya untuk menyerap karbondioksida ditugaskan bagi hutan negara yang sedang meningkat
3. Fungsi hutan yang lain
a) Sumber plasma nuftah sangat penting, sebab banyak sekali misteri kehidupan yang terdapat dalam hutan terlampau banyak yang belum dikenali
b) Habitat satwa
c) Penciptaan iklim mikro
d) Bioindikator terjadinya hujan asam dan pencemaran udara yang lain
e) Pencegah pengikisan dan banjir
Ekosistem Hutan Mangrove
Habitat perkembangan hutan mangrove :
1. Pasir berlumpur (di pantai yang ada muara sungai).
2. Air payau.
3. Tumbuhan penyusun: bakau & api-api.
Yang terdapat di ekosistem hutan mangrove antara lain :
1. Sekitar 4 juta hektar hutan mangrove tersebar dibeberapa pantai antara lain Sumatra, Jawa, Kalimantan dan Papua.
2. Di pantai Jakarta Utara terdapat tempat hutan lindung dan cagar alam Muara Angke. Kawasan hutan itu termasuk komunitas mangrove yang disusun oleh banyak sekali jenis tanaman khususnya bakau bakau (Rhizophora spp.) Dan api api (Avicennia spp., Sonneratia spp.).
3. Komunitas mangrove yang tumbuh di pinggir pantai ini ke arah daratan membentuk ekosistem rawa.
4. Semenjak daerah tersebut berubah fungsinya menjadi daerah pemukiman glamor yang disebut pantai indah kapuk, desa di sebelah pemukiman itu sering mengalami banjir pada ekspresi dominan hujan dan air sumur penduduk jakarta utara mulai terasa agak asin, semua ini terjadi alasannya adalah gangguan kepada fungsi ekosistem.
Fungsi ekosistem hutan mangrove :
1. Menjaga garis pantai, melindungi daratan dari kemasukan air maritim (intrusi). tanpa mangrove pantaiakan mengalami pengikisan, air bahari akan mencemari air tanah.
2. Hutan mangrove daerah kehidupan banyak sekali satwa terutama kera dan burung. Kotoran satwa ini berperan sebagai pemupuk perairan pantai, menyuburkan pertumbuhan plankton, jasad renik (mikroskopik) yang menjadi kuliner udang danikan.
3. Ekosistem mangrove menjadi kawasan bertelur, berpijah dan tumbuh ikan dan udang (breeding, ground, nursery ground).
4. Mangrove mampu melindungi bahari dari pencemaran yang bersumber dari bahari.
5. Mangrove yang dipelihara dan dibudidayakan, sebagian diperlukankayunya untuk pembangunan seperti di jawa barat, pembangunan bagan, bangunan penangkap ikan di lepas pantai memerlukan kayu mangrove.
Fungsi hutan mangrove secara fisik :
1. Menjaga garis pantai dan tebing sungai
2. Mempercepat accresion
3. Mencegah banjir
4. Mengolah limbah
Fungsi hutan mangrove secara biologi :
1. Tempat tumbuh nener, benur & larva kerang
2. Tempat tinggal simpanse dan burung
3. Habitat biota lain
Fungsi hutan mangrove secara ekonomi :
1. Tambak ikan dan udang
2. Ladang garam
3. Sumber kayu
4. Rekreasi
Lihat juga : Perbedaan Kata Fungsi dan Manfaat Sumber https://www.atobasahona.com/