Indonesia Lawyer Club (ILC), simpulan-akhir ini menjadi salah satu acara di TV Nasional yang paling banyak gemari oleh aneka macam macam golongan. Mahasiswa, Aktivis, Guru, Akademisi, politisi, PNS, buru dll. Kenapa program ILC yang dipresenter oleh Pak Karni Ilyas menjadi begitu disenangi alasannya senantiasa memperlihatkan tema-tema yang menawan untuk diperdebatkan oleh para pembicara yang hadir.
Seperti sementara waktu lalu saat diangkat tema Divestasi Freeport, jadinya aku mengetahui kalau ternyata untuk mampu mengguasai 51% saham Freeport pemerintah harus mengeluarkan anggaran sebesar 54 triliun, yang bahwasanya 2021 persetujuan Freeport habis. Dari pembicara yang hadir waktu itu masing-masing punya cara atau seni manajemen untuk beradu argument dengan lawan debatnya.
Disini aku bukan mau mengatakan bahwa pihak pemerintah lebih baik ataupun sebaliknya, bagi saya semuanya pembicara yang datang pada malam hari itu baik. Tapi yang paling terbaik yakni Pak Karni karena ia mampu meredam emosi dari pembicara yang mulai tidak terkontrol.
Selasa 31/09/2018, ILC kembali lagi dengan tema: Pilpres 2019 Mega Versus SBY. Bagi saya ini ialah tema yang menarik sebab menyaksikan suasana politik nasional saat ini kita seakan dibentuk gundah dengan koalisi parpol untuk bisa memenuhi ambang batas.
Seperti sementara waktu lalu saat diangkat tema Divestasi Freeport, jadinya aku mengetahui kalau ternyata untuk mampu mengguasai 51% saham Freeport pemerintah harus mengeluarkan anggaran sebesar 54 triliun, yang bahwasanya 2021 persetujuan Freeport habis. Dari pembicara yang hadir waktu itu masing-masing punya cara atau seni manajemen untuk beradu argument dengan lawan debatnya.
Disini aku bukan mau mengatakan bahwa pihak pemerintah lebih baik ataupun sebaliknya, bagi saya semuanya pembicara yang datang pada malam hari itu baik. Tapi yang paling terbaik yakni Pak Karni karena ia mampu meredam emosi dari pembicara yang mulai tidak terkontrol.
Selasa 31/09/2018, ILC kembali lagi dengan tema: Pilpres 2019 Mega Versus SBY. Bagi saya ini ialah tema yang menarik sebab menyaksikan suasana politik nasional saat ini kita seakan dibentuk gundah dengan koalisi parpol untuk bisa memenuhi ambang batas.
Lihat juga :
Prediksi Konstelasi Politik di Pilpres 2019
Para pembicara yang hadir pada malam itu sebagian besar dari anggota partai dan selalu ada Pak Rocky Gerung selaku pengamat politik, disini saya tidak akan diskusikan apa yang disampaikan oleh Pak Rocky sebab bagi saya seluruhnya punya perspektif masing-masing.
Bagi aku ILC ialah program yang patut ditonton oleh mahasiswa sebab setiap tema yang diangkat selalu bekerjasama dengan informasi-info sosial mirip politik, ekonomi, hukum, agama dan lain-lain. Untuk dijadikan bahan diskusi dikala nongkrong di warung kopi nanti. Dari setiap pembicara yang hadirpun mereka yaitu orang-orang jago. Terlepas dari terhadap siapa mereka bernaung, tetapi pada pada dasarnya mereka punya mental forum selaku petarung, mirip kata Fahri Hamzah bertarung dengan kata-kata.
Penulis : Sarifudin Tidore
Sumber https://www.atobasahona.com/
Para pembicara yang hadir pada malam itu sebagian besar dari anggota partai dan selalu ada Pak Rocky Gerung selaku pengamat politik, disini saya tidak akan diskusikan apa yang disampaikan oleh Pak Rocky sebab bagi saya seluruhnya punya perspektif masing-masing.
Bagi aku ILC ialah program yang patut ditonton oleh mahasiswa sebab setiap tema yang diangkat selalu bekerjasama dengan informasi-info sosial mirip politik, ekonomi, hukum, agama dan lain-lain. Untuk dijadikan bahan diskusi dikala nongkrong di warung kopi nanti. Dari setiap pembicara yang hadirpun mereka yaitu orang-orang jago. Terlepas dari terhadap siapa mereka bernaung, tetapi pada pada dasarnya mereka punya mental forum selaku petarung, mirip kata Fahri Hamzah bertarung dengan kata-kata.
Penulis : Sarifudin Tidore
Tags:
Tulisan Sahabat