Bunga Calathea mudah tumbuh subur dan sehat asal daerah tumbuhnya telah cocok, terlindung dari lembab dan hangat. Namun, ini tidak bermakna bahwa memelihara flora ini tanpa dilema. Kaprikornus, dilema apa yang sering timbul pada bunga Calathea ?
Calathea dari suku Marantaceae yang sudah lama dikenal orang, utamanya di Eropa dan Amerika. Bentuk daunya yang beraneka ragam, penuh dengan gambaran motiv batik yang indah. Tanaman ini tidak membutuhkan sinar matahari banyak namun lebih senang tempat yang terlindung. Misalnya di bawah naungan pohon atau pergola yang atasnya sarat daun dan bunga dari flora perambat. Ia juga bagus ditanam dalam pot yang diletakkan di sudut-sudut ruangan. Misalnya ruang tamu, ruang kerja atau ruang makan rumah anda.
Beberapa jenis Calathea memang pantas untuk ditanam sebagai penghias ruangan sebab keunikan daunnya, antara lain : Calathea insignis, Calathea makoyana, Calathea acuminata, Calathea ratundiflora, Calathea leuconeura, dan Calathea roseo-picta.
Merawat Gangguan yang Sering Terjadi Pada Tanaman Calathea
Ada beberapa gangguan yang sering dijumpai pada daun Calathea. Misalnya pinggiran daun berwarna coklat yang timbul bila udara terlalu panas dan kering. Udara seperti ini lazimditandai oleh datangnya semacam keuntungan-laba berwarna merah. Ia bersarang di antara tangkai daun.mCara mencegahnya, flora yang terserang atau sakit dipisah dari flora yang sehat, lalu dibuang atau dipangkas daun yang rusak secara terstruktur.
Daun Calathea mengeriting dan bercak, sedang daun paling bawah berwarna kuning merupakan akhir dari kurang penyiraman. Penanganannya, tumbuhan disiram lebih terencana. Tanaman Calathea memang menginginkan lingkungan yang senantiasa lembab. Pada periode pertumbuhannya, dia malah perlu air banyak.
Daunya berjatuhan, umumnya disebabkan oleh udara yang terlalu kering. Penanganannya, kawasan tumbunya diusahakan agar lembab dengan penyiraman yang lebih terencana pula.
Daun Calathea terkulai dan tangkai membusuk, mampu disebabkan udara yang terlalu masbodoh dan medium tanam terlalu becek, terutama di trend hujan. Penanganannya, penyiraman harus dikurangi.
Daun berganti warna dan timbul noda, hal disebabkan alasannya terlampau banyak terkena sinar matahari. Kalau telah demikian flora harus segera dipindahkan ke kawasan yang terlindung. Keterlambatan dalam penengan dapat berakibat fatal bagi Calathea. Sumber https://www.atobasahona.com/
Calathea dari suku Marantaceae yang sudah lama dikenal orang, utamanya di Eropa dan Amerika. Bentuk daunya yang beraneka ragam, penuh dengan gambaran motiv batik yang indah. Tanaman ini tidak membutuhkan sinar matahari banyak namun lebih senang tempat yang terlindung. Misalnya di bawah naungan pohon atau pergola yang atasnya sarat daun dan bunga dari flora perambat. Ia juga bagus ditanam dalam pot yang diletakkan di sudut-sudut ruangan. Misalnya ruang tamu, ruang kerja atau ruang makan rumah anda.
Beberapa jenis Calathea memang pantas untuk ditanam sebagai penghias ruangan sebab keunikan daunnya, antara lain : Calathea insignis, Calathea makoyana, Calathea acuminata, Calathea ratundiflora, Calathea leuconeura, dan Calathea roseo-picta.
Merawat Gangguan yang Sering Terjadi Pada Tanaman Calathea
Ada beberapa gangguan yang sering dijumpai pada daun Calathea. Misalnya pinggiran daun berwarna coklat yang timbul bila udara terlalu panas dan kering. Udara seperti ini lazimditandai oleh datangnya semacam keuntungan-laba berwarna merah. Ia bersarang di antara tangkai daun.mCara mencegahnya, flora yang terserang atau sakit dipisah dari flora yang sehat, lalu dibuang atau dipangkas daun yang rusak secara terstruktur.
Daun Calathea mengeriting dan bercak, sedang daun paling bawah berwarna kuning merupakan akhir dari kurang penyiraman. Penanganannya, tumbuhan disiram lebih terencana. Tanaman Calathea memang menginginkan lingkungan yang senantiasa lembab. Pada periode pertumbuhannya, dia malah perlu air banyak.
Daunya berjatuhan, umumnya disebabkan oleh udara yang terlalu kering. Penanganannya, kawasan tumbunya diusahakan agar lembab dengan penyiraman yang lebih terencana pula.
Daun Calathea terkulai dan tangkai membusuk, mampu disebabkan udara yang terlalu masbodoh dan medium tanam terlalu becek, terutama di trend hujan. Penanganannya, penyiraman harus dikurangi.
Daun berganti warna dan timbul noda, hal disebabkan alasannya terlampau banyak terkena sinar matahari. Kalau telah demikian flora harus segera dipindahkan ke kawasan yang terlindung. Keterlambatan dalam penengan dapat berakibat fatal bagi Calathea. Sumber https://www.atobasahona.com/
Tags:
Bisnis