Mampu Ilmu Bisnis Berguna Dari Orang Sukses

Beberapa bulan kemudian saya termasuk orang yang mujur dikala bertemu dan mengatakan sangat usang dengan seorang bapak yang berhasil dalam usahanya berdasarkan aku. Kita berdua gres saling kenal saat berada dalam suatu kapal dengan tujuan perjalanan yang sama. Kejadian ini terjadi sekitar beberapa bulan. Saat itu aku sedang melaksanakan perjalanan ke sebuah desa di bagian timur Indonesia.

Tapat malam hari di bab depan kapal dek dua, aku duduk bareng seorang bapak yang belum terlalu bau tanah. Kebiasaan kami sebagai anak pesisir, saat telah duduk bareng pasti saling tegur sapa untuk memulai obrolan. Hal itu menjadi naluri alasannya adalah perjalanan yang menyantap waktu semalam mengharuskan kita untuk membuat aktivitas kecil selama dalam perjalanan, salah satunya yaitu berbicara banyak hal bersama orang-orang sesama penumpang.

Lihat juga : Kembali Mudik ke Kampung Halaman Setelah 3 Tahun

Berawal dari saling tegur sapa dengan bapak itu dan mulai banyak saling berbicara. Banyak sekali pengalaman hidup bapak yang diceritakan khususnya terkait dengan sepak terjang perjuangan-usaha yang dibagun bersama keluarga. Memulai perjuangan dari dunia pertanian, pertambangan, sampai ke jualan rumahan milik bapak itu, sebuat saja pak Amin

Hal mempesona dalam dongeng dan pengalaman pak Amin yang aku garis bawahi adalah berjualan kudapan manis moleng dan es cendol. Tahukan anda dengan kue molen ? kudapan manis molen ialah kue yang berbahan dasar pisang dan dibungkuns dengan adonan terigu kemudian digoreng, lebih lengkapnya mampu anda lihat di mbah google hehe sedang es cendol saya percaya semua pasti tahu.

Pak Amin aslinya bukan orang Jawa, hanya saja ia menikah dengan orang Jawa sehingga dialek dan bahasa Jawanya juga terdengar sama seperti orang-orang yang berasal dari Jawa. Dia mengawali usaha jualan kue molen dan es cendol menggunakan sepeda dan sebagian dijual di rumah yang dikontrol oleh istri dan anaknya. Pak Amin mengawali perjuangan dari nol, memilih hijrah ke desa lain alasannya terjadi pertentangan antara suku di desa asal beliau dan kelurga tinggal sebelumnya.Modal pas-pasan, dia mulai berdagang dengan sepeda.

Modal utama kata pak Amin adalah sabar dan kerja keras, jika telah mempunyai kedua sikap itu maka Insya Allah kedepannya akan baik dalam usaha. Tempat tinggal baru, perjuangan baru di lingkungan yang baru. Pak Amin mulai berjualan selama beberapa bulan hingga tahun. Perlahan-lahan usahanya mulai berkembang, kios di rumahnya semakin diperluas. Bukan cuma es cendol dan pisang molen namun kini mulai memasarkan sembako dan apa saja yang bisa diperjual belikan.

Lama berdagang kue pisang dan es cendol, Pak Amin terkenal di seluruh desa dengan ciri khas pisang molen dan es cendolnya, dikala sebut pak Amin niscaya orang yang mendengarnya namanya menjawab pak Amin pedagang es cendol.

Ilmu Bisnis yang Saya Dapat

Pada percapakapan ini, pesan bisnis yang saya ambil selama pembicaraan ini, yaitu apapun perjuangan yang kita bangun, kita mesti mempunyai ciri khas perjuangan atau brend. Meskipun banyak perjuangan yang digeluti tetap saja mesti memiliki ciri khas usaha sehingga para konsumen dan calon pelanggan mudah dan banyak mengenal kita.

Lihat juga : 101 Kata Bijak Motivasi Bisnis Dari 10 Tokoh Pengusaha Sukses Indonesia Termasuk Sandiaga Uno

Lanjut obrolan...

Pak Amin sekilas memang terlihat mendominasi dialog kita malam itu, memang itu lebih baik karena saya yang sungguh memerlukan nasehat, rekomendasi dan pelajaran berguna (pengalaman dari pak Amin). Pak Amin terkenal dengan es cendol, pesan pak Amin malam itu adalah selaku pengusaha yang telah mempunyai ciri khas usaha, kita harus konsisten dengan apa yang kita jual (ciri khas).

" Saya saban hari membuat es cendol, jikalau tidak habis aku buang dan besoknya membuatlagi. Jika pada musim hujan orang tidak menjual es cendol aku tetap jual, tidak habis buang, besok membuatlagi"

Saya belum bisa memahami apa yang disampaikan oleh pak Amin malam itu, tapi selaku pendengar yang bijak saya tidak langsung bertanya dan biarkan saja pak Amin terus menikmati apa yang dia sampaiakan.

Saya Mulai Bertanya

Kenapa trend hujan pak Amin tetap jual es cendol padahalkan yang aku ketahui orang malas jualan es saat hujan ?

" Bukan perihal hujannya namun perihal konsisten bareng ciri khas perjuangan kita, musim hujan bukan berarti tidak ada pembeli es cendol tetapi sedikit pembeli. Nah, mempertahankan ciri khas saya senantiasa bikin es cendol biar saat konsumen tiba mencarinya es selalu ada. kita berhasil karena banyak pelanggan jaga hati dan kesenangan mereka untuk selalu tenteram bersama kita"

Wow, aku tercerahkan dengan balasan dan ilmu bisnis dari pak Amin. Perlu anda ketahui pak Amin cuma lulusan SD (Sekolah Dasar), jika tingkat pendidikan seperti itu pak Amin mampu sukses kenapa kita yang berpendidikan tinggi tidak bisa ! mesti mampu !.

Lihat juga : Menikmati Matahari Terbit (Sunrise) di Tengah Laut

Saat berjumpa dalam perjalanan ini, pak Amin gres saja membeli beberapa perlengkapan elektronik untuk kian menyebarkan bisnisnya. Apa yang dibeli ? 2 buah kulkas. Sebelum membeli kulkas ia gres saja simpulan mengawalanaknya yang barusan lulus selaku Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Apak Amin orang berhasil bagi aku dan aku mujur dapat belajar dari pengalaman hidupnya. Makasih banyak pak, sehat senantiasa, panjang umur dan usahanya senantiasa meningkat sampai anak cucu.
Sumber https://www.atobasahona.com/

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama