Adi merupakan seorang Sarjana, salah satu cebolan perguruan tinggi negeri ternama. Semenjak menjadi mahasiswa, Adi tergolong mahasiswa yang berprestasi. Hal itu dibuktikan dengan diberikan beasiswa prestasi oleh pihak kampus. Dia juga pernah mendapatkan piagam penghargaan dikala semester 6 (enam) karena mendapatkan Indeks Prestasi (IP) tertinggi adalah 4,00.
Semua prestasi yang diraih tidak membuat ia gembira, bahkan tetap terlihat biasa-umumsaja dari perilaku dan penampilannya. Berambut ikal yang sedikit besar, celana yang bolong di bab lutut dan sepatu gunung warna coklat yang makin tampakpudar.
Bagi seorang Adi, gelar sarjana bukanlah sesuatu yang layak dibanggakan secara berlebihan namun bagaimana cara kita menjadi seorang eksklusif yang terlihat berwawasan luas dalam berpikir. Wisuda dengan predikat Cumlaude bahkan tak membuat beliau angkuh atau angkuh.
Lihat juga :
Predikat Cum Laude Bukan Jaminan Kesuksesan
Sarjana Gadungan
Sejak awal lulus dengan gelar Sarjana, beliau memang sudah biasa dengan karakternya yang tidak terlampau menghiraukan dengan gelarnya itu. Bahkan sewaktu melakukan pekerjaan pada sebuah isntansi pemerintah, ia lebih sudah biasa menulis nama tanpa gelar sebab bagi dia gelar itu di hati dan fikiran, bukan cuma pada akhir sebuah nama namun acap kali dia ditegur oleh atasan jika hal-hal tertentu bersifat formal yang harus mencantumkan gelar sarjana.
Kini Adi telah berhenti melakukan pekerjaan selaku orang kantoran dan ingin membangun usaha miliknya sendiri. Salah satu harapan dia yakni harus mampu hidup bebas tanpa tekanan insan yang berlebihan. Dengan membuka perjuangan sendiri, ia kian berpikir untuk menghilangkan gelarnya, lagian tidak perlu khawatir tanpa gelar karena masih ada ijazah selaku bukti kuliah.
Seperti perkataan Rocky Gerung seorang yang mempunyai ijazah menerangkan ia pernah kuliah namun belum tentu dia pernah berbikir. Padahal menurut saya ijazah juga diperoleh alasannya adalah orang berpikir hehe.
Dengan rencana usaha yang hendak dibangun oleh Adi, makin memperkuat niatnya untuk tidak lagi memakai atau menghiraukan gelarnya sebab sejahtera dan sukses itu berlaku umum bagi siapa pun, pada kenyataannya orang tak Sarjana bisa lebih berhasil dari seorang Sarjana. Kaprikornus, ayo kita berhasil dan makmur bareng tanpa gelar Sarjana.
Lihat juga : Sukses dan Sejahtera Pada Rasa Sumber https://www.atobasahona.com/
Semua prestasi yang diraih tidak membuat ia gembira, bahkan tetap terlihat biasa-umumsaja dari perilaku dan penampilannya. Berambut ikal yang sedikit besar, celana yang bolong di bab lutut dan sepatu gunung warna coklat yang makin tampakpudar.
Bagi seorang Adi, gelar sarjana bukanlah sesuatu yang layak dibanggakan secara berlebihan namun bagaimana cara kita menjadi seorang eksklusif yang terlihat berwawasan luas dalam berpikir. Wisuda dengan predikat Cumlaude bahkan tak membuat beliau angkuh atau angkuh.
Lihat juga :
Predikat Cum Laude Bukan Jaminan Kesuksesan
Sarjana Gadungan
Sejak awal lulus dengan gelar Sarjana, beliau memang sudah biasa dengan karakternya yang tidak terlampau menghiraukan dengan gelarnya itu. Bahkan sewaktu melakukan pekerjaan pada sebuah isntansi pemerintah, ia lebih sudah biasa menulis nama tanpa gelar sebab bagi dia gelar itu di hati dan fikiran, bukan cuma pada akhir sebuah nama namun acap kali dia ditegur oleh atasan jika hal-hal tertentu bersifat formal yang harus mencantumkan gelar sarjana.
Kini Adi telah berhenti melakukan pekerjaan selaku orang kantoran dan ingin membangun usaha miliknya sendiri. Salah satu harapan dia yakni harus mampu hidup bebas tanpa tekanan insan yang berlebihan. Dengan membuka perjuangan sendiri, ia kian berpikir untuk menghilangkan gelarnya, lagian tidak perlu khawatir tanpa gelar karena masih ada ijazah selaku bukti kuliah.
Seperti perkataan Rocky Gerung seorang yang mempunyai ijazah menerangkan ia pernah kuliah namun belum tentu dia pernah berbikir. Padahal menurut saya ijazah juga diperoleh alasannya adalah orang berpikir hehe.
Dengan rencana usaha yang hendak dibangun oleh Adi, makin memperkuat niatnya untuk tidak lagi memakai atau menghiraukan gelarnya sebab sejahtera dan sukses itu berlaku umum bagi siapa pun, pada kenyataannya orang tak Sarjana bisa lebih berhasil dari seorang Sarjana. Kaprikornus, ayo kita berhasil dan makmur bareng tanpa gelar Sarjana.
Lihat juga : Sukses dan Sejahtera Pada Rasa Sumber https://www.atobasahona.com/
Tags:
My Inspiration