Musuh Yang Wajar

Musuh insan itu tidak butuhdicari, pasti datang sendiri. Mungkin anda pernah alami hal mirip itu ?

Sepandai-pandainya kita menghindari problem dengan orang lain, cepat atau lambat problem akan tiba sendiri juga bareng seseorang yang disebut musuh. Dari sudut pandang kasatmata, hal itu wajar saja namanya juga insan yang hidup dalam lingkungan sosial.

Kebanyakan orang yang tiba-datang dibenci oleh orang yakni orang-orang yang mulai meraih keauksesan mereka atau meraih apa yang dikehendaki dan orang yang tidak suka (musuh) tergolong mereka yang iri dan sakit hati melihat kesuksesan orang lain.

Kejadian ini seperti yang dialami oleh beberapa orang blogger yang berdasarkan aku mereka sudah sukses menghasilkan banyak rupiah dari dunia internet. Para blogger sukses biasanya memberikan tips-kiat ngeblog secara gratis terhadap para blogger-blogger pemula dalam menjangkau penghasilan di blog mereka masing-masing dan hal itu pada umumnya dilaksanakan lewat media sosial.

Nah, entah kenapa kebaikan yang seperti itu muncullah para musuh-musuh kalangan sakit hati yang mulai menyerang dengan komentar-komentar buruk.

Itulah orang-orang yang iri dengan kesuksesan orang lain dan orang-orang yang sakit hati menyaksikan orang lain juga berhasil.

Misalnya pada dunia pekerjaan, hal seperti ini juga saya kira pernah anda atau sobat anda alami. Disaat karir pekerjaan mulai naik, mulailah bermunculan musuh-lawan pengganggu. Ibarat flora yang subur, maka tumbuhlah tanaman pengganggu (gulma) di sampingnya, oleh alasannya petani sering mencabut.

Ingat ! lawan-musuh mirip itu masuk akal saja dalam dinamika kehidupan ini. Jangan terlalu sakit kepala apa lagi stres menghadapi orang-orang mirip itu.

Jika mendapatkan orang-orang seperti itu di dunia maya atau media umum maka solusi terbaik yakni diblokir saja, biar putus komunikasi di dunia maya, tak perlu diladeni, toh cuma di dunia tidak positif juga.

Lain halnya kalau orang mirip itu berada di dunia kerja. Maka hal-hal yang mampu dilaksanakan adalah :

1. Tetap berteman

Jika mendapati orang-orang yang sakit hati terhadap anda di dunia kerja, tak perlu dihiraukan, kalau dihiraukan maka kita juga mampu sakit hati dengam mereka. Tetap berteman saja seperti biasa, saling tegur sapa mirip biasa, kalau mereka acuh taacuh anggaplah mereka cuma lagi malas saja dan kita juga baik-baik saja.

2. Bantu dia ketika sukar

Mungkin ini sulit anda kerjakan tetapi yakinlah disaat anda membantu orang yang tidak senang anda tanpa alasan, maka sebuah saat dia akan menjadi dekat dan makin berbuat baik kepada anda. Selama niat kita membantu dengan lapang dada. Ibarat binatang buas saja mampu dijinakkan apalagi manusia yang mungkin hanya khilaf.

3. Selalu berpikir positif

Selama beraktivitas di tempat kerja, tanamkan dipikiran anda hal-hal aktual, dengan begitu kita tidak gampang terpancing dengan orang-orang yang membenci kita, namun senantiasa menghadapi mereka dengan ketenangan dan senyuman.

Musuh atau orang yang tiba-datang tidak menyukai kita itu biasa terjadi dalam hidup (wajar). Sebaik-baiknya kita menghindari hal itu, suatu saat pasti ketemu juga dengan orang-orang mirip itu. Intinya senantiasa berpikir konkret dan bersyukur atas segala yang didapat. Jika kita menanggapi dengan amarah maka kita sama saja dengan mereka.

Sumber https://www.atobasahona.com/

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama