Ekosistem Laut atau ekosistem terumbu karang yakni tipe ekosistem yang sangat khas tropis, dan ialah campuran dari banyak sekali macam hewan, yang menciptakan kerangka di luar tubuhnya selaku pelindung yang dibentuk dari materi kapur (kalsium karbonat).
Mereka hidup berkoloni dengan bentuk aneka macam macam: seperti pohon, kubah, setengah bola basket, cangkir. Setiap anggota koloni memiliki korelasi dengan anggota di sekitarnya.
Hidup di daerah laut tropis dengan kedalaman 30 meter, suhu 26 derajat celcius, kadar garam 33 permil, yang ada di ekosistem ini: plankton, rumput laut, ikan, benthos, moluska, crustacea. Penyusun terumbu karang: scleractina bersimbiosis dengan algae zooxanthellae.
Dalam hal kesatuan ini algae zooxanthellae mendapatkan karbondioksida untuk proses fotosintesis dan zat hara dari hewan-binatang terumbu karang. Oleh sebab itu terumbu karang mesti menempati habitat yang senantiasa menerima sinar matahari dan airnya jernih. Sebagai sebuah ekosistem, terumbu karang disusun oleh rantaii dan jaring masakan berbagai jenis biota maritim.
Fungsi ekosistem terumbu karang ialah pelindung pantai dari hempasan ombak. Sumber https://www.atobasahona.com/
Mereka hidup berkoloni dengan bentuk aneka macam macam: seperti pohon, kubah, setengah bola basket, cangkir. Setiap anggota koloni memiliki korelasi dengan anggota di sekitarnya.
Hidup di daerah laut tropis dengan kedalaman 30 meter, suhu 26 derajat celcius, kadar garam 33 permil, yang ada di ekosistem ini: plankton, rumput laut, ikan, benthos, moluska, crustacea. Penyusun terumbu karang: scleractina bersimbiosis dengan algae zooxanthellae.
Dalam hal kesatuan ini algae zooxanthellae mendapatkan karbondioksida untuk proses fotosintesis dan zat hara dari hewan-binatang terumbu karang. Oleh sebab itu terumbu karang mesti menempati habitat yang senantiasa menerima sinar matahari dan airnya jernih. Sebagai sebuah ekosistem, terumbu karang disusun oleh rantaii dan jaring masakan berbagai jenis biota maritim.
Fungsi ekosistem terumbu karang ialah pelindung pantai dari hempasan ombak. Sumber https://www.atobasahona.com/