Postingan aku kali ini bukan untuk menjelekkan template AMP tapi hanya sesuai dengan realita yang saya alami ketika beberapa bulan kemudian mengubah nekat mengganti template AMP pada blog. Pengalaman setiap blogger berlainan, mungkin blogger yang lain mempunyai pengalaman yang bagus dan luar biasan dikala mengubah template AMP.
Ceritanya sekitar bulan Maret saya mengubah template blog AMP. Pada waktu hadirin blog saya telah sungguh banyak (kriteria aku) dan saya berpikir untuk mengganti template AMP yang desainnya sangat strategis untuk penempatan iklan, pasti banyak sekali klik iklan yang akan didapat asumsi aku.
Lihat juga : Baca Kelebihan & Kekurangan Sebelum Beralih ke Template AMP
Akhirnya, aku memutuskan untuk mengubah template amp. Kesalahan terbesar aku waktu itu, tidak mempelajari lebih jauh perihal cara-cara penggunaan template amp dengan baik. Namun, bagi aku wajarlah seorang blogger yang menciptakan kesalahan dengan begitu kita akan selalu berguru dari kesalahan dan makin mempunyai banyak pengalaman di dunia blogger. Apalagi aku hanya berguru blog sendiri tanpa mentor, guru bahkan sobat sesama blogger.
Mengganti template amp ternyata tidak semudah yang aku bayangkan, balasan tidak mengetahui dengan baik terlebih dahulu. Banyak sekali postingan saya di blog yang error alias tidak valid amp dan google mewajibkan kita untuk mengeditnya agar valid amp. Jika jumlah artikel blog masih puluhan mungkin baik-baik saja namun bagaimana bila jumlah konten di blog telah ratusan, bahkan ribuan ? keriting jari-jari kita untuk mengedit postingan biar valid hahah.
Lihat juga : Template AMP Bikin Blogger Kewalahan Edit Postingan
Hampir sebulan saya menjibaku dengan edit postingan biar valid amp, ketika mengganti template pada bulan Maret 2018. Mulai ketika itu pengunjuk blog mulai anjlok atau menurun drastis, bahkan sehari cuma seribu lebih page view. Saya mulai panik dengan jumlah pengunjung yang makin hari kian menyusut tajam. Niat mengganti ulang template blog amp menjadi biasa juga saya tahan alasannya adalah efek dari mengubah template nanti akan menambah kehancuran jumlah hadirin blog.
Tetap bertahan hingga hadirin stabil, itu yang ada dipikiran saya. Saya berpikir, mungkin ini imbas dari template biasa ke amp. Saya bertahan dan rajin membuat artikel saban hari sambil menanti pergantian. Menunggu perubahan selama kurang lebih lima bulan, jumlah pengunjung tetap sama dan tidak mengalami kenaikan, makin stres saya akibatnya.
Lihat juga : Jangan Pernah Ganti Template Blog AMP Jika Ragu-Ragu
Akhirnya pada permulaan bulan Agustus, saya mengambil langkah taktis dengan mewajibkan untuk mengganti template dari amp menjadi blog biasa. Kembali lagi berjibaku dengan mengedit postingan dari amp ke non amp, itulah resiko logis yang mesti saya hadapi.
Alhamdulillah setelah mengganti template blog biasa, pengunjung aku mulai kembali meningkat drastis. Hingga aku makin bersemangat alasannya nilai klik juga iklan google adsense juga semakin meningkat.
Tanpa gambar mungkin hoax, mohon maaf saya tidak sempat mendokumentasikan pergeseran jumlah pengunjung dari mulai mengganti template amp hingga mengganti kembali template biasa. Mungkin dengan gambar perubahan peringkat alexa blog aku ini dapat terwakili.
Peringkat alexa secara umum menggambarkan baik buruknya jumlah pengunjung pada sebuah blog, kalau memperhatikan gambbar di atas, pada bulan Maret peringkat alexa blog saya meraih angka kurang dari 600k atau di atas 500k. Setelah mengganti template amp pada bulan Maret, peringkat alexa mulai meningkat hingga 800k. Terlihat pada ujung grafik di atas mulai turun kembali alasannya adalah saya telah kembali mengganti template amp menjadi template umumdan angka alexa dikala menulis artikel ini 707,386 untuk global dan 9,378 untuk nasional.
Catatan : Peringkat alexa makin kecil makin baik
Lihat juga : Pengunjung Blog AMP Menurun ? Segera Ganti Template Non AMP
Tujuan aku menulis ini untuk membuatkan pengalaman konkret yang aku alami selaku blogger, terutama dengan platform blogspot. Bagi anda yang berniat mengganti atau menggunakan template amp semoga diperhitungkan dengan sebaik mungkin untuk memutuskan. Ini pengalaman saya.
Bagaimana dengan pengalaman anda saat menggunakan template AMP ? ayo menyebarkan untuk menambah pengetahuan perihal template amp dalam hal penggunaannya di blogspot. Terima kasih. Sumber https://www.atobasahona.com/
Ceritanya sekitar bulan Maret saya mengubah template blog AMP. Pada waktu hadirin blog saya telah sungguh banyak (kriteria aku) dan saya berpikir untuk mengganti template AMP yang desainnya sangat strategis untuk penempatan iklan, pasti banyak sekali klik iklan yang akan didapat asumsi aku.
Lihat juga : Baca Kelebihan & Kekurangan Sebelum Beralih ke Template AMP
Akhirnya, aku memutuskan untuk mengubah template amp. Kesalahan terbesar aku waktu itu, tidak mempelajari lebih jauh perihal cara-cara penggunaan template amp dengan baik. Namun, bagi aku wajarlah seorang blogger yang menciptakan kesalahan dengan begitu kita akan selalu berguru dari kesalahan dan makin mempunyai banyak pengalaman di dunia blogger. Apalagi aku hanya berguru blog sendiri tanpa mentor, guru bahkan sobat sesama blogger.
Mengganti template amp ternyata tidak semudah yang aku bayangkan, balasan tidak mengetahui dengan baik terlebih dahulu. Banyak sekali postingan saya di blog yang error alias tidak valid amp dan google mewajibkan kita untuk mengeditnya agar valid amp. Jika jumlah artikel blog masih puluhan mungkin baik-baik saja namun bagaimana bila jumlah konten di blog telah ratusan, bahkan ribuan ? keriting jari-jari kita untuk mengedit postingan biar valid hahah.
Lihat juga : Template AMP Bikin Blogger Kewalahan Edit Postingan
Hampir sebulan saya menjibaku dengan edit postingan biar valid amp, ketika mengganti template pada bulan Maret 2018. Mulai ketika itu pengunjuk blog mulai anjlok atau menurun drastis, bahkan sehari cuma seribu lebih page view. Saya mulai panik dengan jumlah pengunjung yang makin hari kian menyusut tajam. Niat mengganti ulang template blog amp menjadi biasa juga saya tahan alasannya adalah efek dari mengubah template nanti akan menambah kehancuran jumlah hadirin blog.
Tetap bertahan hingga hadirin stabil, itu yang ada dipikiran saya. Saya berpikir, mungkin ini imbas dari template biasa ke amp. Saya bertahan dan rajin membuat artikel saban hari sambil menanti pergantian. Menunggu perubahan selama kurang lebih lima bulan, jumlah pengunjung tetap sama dan tidak mengalami kenaikan, makin stres saya akibatnya.
Lihat juga : Jangan Pernah Ganti Template Blog AMP Jika Ragu-Ragu
Akhirnya pada permulaan bulan Agustus, saya mengambil langkah taktis dengan mewajibkan untuk mengganti template dari amp menjadi blog biasa. Kembali lagi berjibaku dengan mengedit postingan dari amp ke non amp, itulah resiko logis yang mesti saya hadapi.
Alhamdulillah setelah mengganti template blog biasa, pengunjung aku mulai kembali meningkat drastis. Hingga aku makin bersemangat alasannya nilai klik juga iklan google adsense juga semakin meningkat.
Tanpa gambar mungkin hoax, mohon maaf saya tidak sempat mendokumentasikan pergeseran jumlah pengunjung dari mulai mengganti template amp hingga mengganti kembali template biasa. Mungkin dengan gambar perubahan peringkat alexa blog aku ini dapat terwakili.
Peringkat alexa secara umum menggambarkan baik buruknya jumlah pengunjung pada sebuah blog, kalau memperhatikan gambbar di atas, pada bulan Maret peringkat alexa blog saya meraih angka kurang dari 600k atau di atas 500k. Setelah mengganti template amp pada bulan Maret, peringkat alexa mulai meningkat hingga 800k. Terlihat pada ujung grafik di atas mulai turun kembali alasannya adalah saya telah kembali mengganti template amp menjadi template umumdan angka alexa dikala menulis artikel ini 707,386 untuk global dan 9,378 untuk nasional.
Catatan : Peringkat alexa makin kecil makin baik
Lihat juga : Pengunjung Blog AMP Menurun ? Segera Ganti Template Non AMP
Tujuan aku menulis ini untuk membuatkan pengalaman konkret yang aku alami selaku blogger, terutama dengan platform blogspot. Bagi anda yang berniat mengganti atau menggunakan template amp semoga diperhitungkan dengan sebaik mungkin untuk memutuskan. Ini pengalaman saya.
Bagaimana dengan pengalaman anda saat menggunakan template AMP ? ayo menyebarkan untuk menambah pengetahuan perihal template amp dalam hal penggunaannya di blogspot. Terima kasih. Sumber https://www.atobasahona.com/
