Metode observasi ini merupakan pola tata cara penelitian perihal tanaman gaharu. Namun, mampu anda sesuaikan dengan objek penelitian masing-masing menurut contoh dibawah ini.
METODE PENELITIAN
Tempat dan Waktu
Penelitian ini dilaksanakan di (lokasi penelitian). Penelitian ini dilaksanakan selama (waktu observasi)
Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang dipakai dalam penelitian ini yaitu alat tulis menulis, kamera, kaliper,parang, pacul, pita meter, bor tanah, pupuk sangkar, pupuk NPK dan tanaman Gyrinops caudata berumur 7 tahun.
Metode Penelitian
Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni memperhatikan tanaman yang ditanam Gyrinops caudata pada keadaan permukaan air tanah yang berlainan.
Lihat juga : Pengertian Metode Penelitian Kuantatif
Variabel Pengamatan
Variabel yang mau diperhatikan yakni pertambahan diameter batang Gyrinops caudata. Pengukuran diameter batang memakai pita ukur pada pangkal batang 30 cm dari permukaan tanah dan dilakukan 1 bulan sekali selama 9 bulan
Analisis Data
Data yang diperoleh dari variabel yang diperhatikan yakni diameter batang akan dianalisis memakai deskriptif sederhana untuk menyaksikan pengaruh takaran tertentu terhadap perkembangan dan kemajuan dari tumbuhan Gyrinops caudata pada lahan dengan kedalam muka air tanah yang berlainan.
Prosedur kerja
1. Pembersihan
Pembersihan dikerjakan pada sekitaran tempat berkembang tanaman semoga membuat lebih mudah dalam pemupukan.
2. Pengambilan data
Pengambilan data awal dilakukan 1 hari sebelum tunjangan pupuk. Pengambilan data selanjutnya dikerjakan sebulan sekali.
3. Pemberian pupuk
Pemberian pupuk dikerjakan dengan cara membuat lubang dengan kedalaman sekitar 15 cm yang berbentuk bulat dan mengikuti luasan tajuk tanaman. Pupuk ditabur mengikuti lubang yang telah dibentuk. Pemberian pupuk NPK dengan takaran 23 g / tanamandan pupuk kandang dengan takaran 4 kg / flora dan diberikan 3 bulan sekali selama 9 bulan. Pemberian pupuk dijalankan pada pagi hari jam 09.00 sampai 10.00 WITA.
4. Pengamatan
Pengamatan dikerjakan untuk mengenali kemajuan dan pertumbuhan tanaman Gyrinops caudata pada lahan dengan permukaan air tanah yang berbeda.
5. Pengendalian hama dan penyakit
Untuk mengantisipasi tanaman dari serangan hama dan penyakit maka dikerjakan pemantauan secara terpola dan akan dijalankan penyemprotan jika terdapat tanda-tanda serangan hama dan penyakit. Sumber https://www.atobasahona.com/
METODE PENELITIAN
Tempat dan Waktu
Penelitian ini dilaksanakan di (lokasi penelitian). Penelitian ini dilaksanakan selama (waktu observasi)
Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang dipakai dalam penelitian ini yaitu alat tulis menulis, kamera, kaliper,parang, pacul, pita meter, bor tanah, pupuk sangkar, pupuk NPK dan tanaman Gyrinops caudata berumur 7 tahun.
Metode Penelitian
Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni memperhatikan tanaman yang ditanam Gyrinops caudata pada keadaan permukaan air tanah yang berlainan.
Lihat juga : Pengertian Metode Penelitian Kuantatif
Variabel Pengamatan
Variabel yang mau diperhatikan yakni pertambahan diameter batang Gyrinops caudata. Pengukuran diameter batang memakai pita ukur pada pangkal batang 30 cm dari permukaan tanah dan dilakukan 1 bulan sekali selama 9 bulan
Analisis Data
Data yang diperoleh dari variabel yang diperhatikan yakni diameter batang akan dianalisis memakai deskriptif sederhana untuk menyaksikan pengaruh takaran tertentu terhadap perkembangan dan kemajuan dari tumbuhan Gyrinops caudata pada lahan dengan kedalam muka air tanah yang berlainan.
Prosedur kerja
1. Pembersihan
Pembersihan dikerjakan pada sekitaran tempat berkembang tanaman semoga membuat lebih mudah dalam pemupukan.
2. Pengambilan data
Pengambilan data awal dilakukan 1 hari sebelum tunjangan pupuk. Pengambilan data selanjutnya dikerjakan sebulan sekali.
3. Pemberian pupuk
Pemberian pupuk dikerjakan dengan cara membuat lubang dengan kedalaman sekitar 15 cm yang berbentuk bulat dan mengikuti luasan tajuk tanaman. Pupuk ditabur mengikuti lubang yang telah dibentuk. Pemberian pupuk NPK dengan takaran 23 g / tanamandan pupuk kandang dengan takaran 4 kg / flora dan diberikan 3 bulan sekali selama 9 bulan. Pemberian pupuk dijalankan pada pagi hari jam 09.00 sampai 10.00 WITA.
4. Pengamatan
Pengamatan dikerjakan untuk mengenali kemajuan dan pertumbuhan tanaman Gyrinops caudata pada lahan dengan permukaan air tanah yang berbeda.
5. Pengendalian hama dan penyakit
Untuk mengantisipasi tanaman dari serangan hama dan penyakit maka dikerjakan pemantauan secara terpola dan akan dijalankan penyemprotan jika terdapat tanda-tanda serangan hama dan penyakit. Sumber https://www.atobasahona.com/
Tags:
Silvikultur