‪Saya Lemah Untuk Fisik Tetapi Berpengaruh Hidup Dirantau Orang

Aku di lahirkan untuk hidup berdikari, saya dilepaskan dari kedua tangan orang tua ku alasannya adalah mereka tahu dan sadar aku bisa mengerjakan hidup tanpa belas derma dari orang lain. Aku dididik dan dirawat semenjak aku mulai lahir hingga saya duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama dan sesudah lulus Aku dilepaskan oleh mereka dan hingga sekarang saya telah diantarjauh dari pengawasan mereka dan keluarga ku,mungkin banyak orang yang bilang aku ialah seorang yang egois,seorang yang cemburu,seorang yang suka memaksakan kehendak.

Apakah dengan semua sifat itu aku bisa dibilang haus akan kasih sayang orang bau tanah,haus akan kasih sayang kerabat-saudara kandung ku..?

Sesungguhnya Aku bukan hanya cemburu kepadamu,Aku juga bukan hanya egois kepadamu. Jujur Aku juga cemburu melihat orang renta yang bergandengn tangan dengan anaknya,Aku juga cemburu menyaksikan kaka beradik yang saling menasehati. Hal yang mirip itu saya tidak peroleh semenjak aku duduk di bangku SMA hingga dingklik kuliah. Banyak hal yang aku kerjakan demi menerima kasih sayang seorang kakak bahkan seorang yang lebih renta dari ku saya menganggap mereka sebagai kakak ku meskipun mereka bukan kerabat kandung ku.

Aku telah cukup bahagia kerana menilai ku selaku adik mereka, aku bahgia mendengar ada yang memanggilku dengan istilah ADE ELLA,mungkin Aku tidak mampu mengucapkan rasa senang itu dengan kata-kata,namun bantu-membantu saya sungguh bahagia dan pada sebuah dikala saya bertemu sesosok lelaki yang bersifat malaikat bagi saya. Kepadanya aku mencurahkan kasih sayang ku dan cintaku.

Aku senang Allah sudah mempertemukan dia dengan aku. Bagi aku dia ialah sosok malaikat buat ku,MENGAPA ? Sesuatu yang tidak pernah aku peroleh selama ini aku peroleh darinya.Bagi ku dia bukan cuma sebagi pacar bagi aku namun melebihi seorang pacar,saya dihujani kasih sayangnya,aku dimanja melampaui orang bau tanah ku. Aku mendapatkan kecupan kening darinya yang tak pernh aku dapatkan selama ini,aku melaksanakan ciuman salaman tangan darinya yang selama ini tidak pernh lagi aku kerjakan terhadap kedua orang tuaku.

Sejak saat itu aku mulai merasa was was jika ada persoalan dan saat ini kecemburuan ku mulai besar kepadanya saya takut akan kehilanganya,aku takut akan kehilangan semua yang pernah saya peroleh darinya aku merasa sungguh-sungguh takut.

Aku berdoa meminta kepada Tuhan semoga tidak menjauhkan dia dari hidup ku, aku meminta biar tidak mengambilnya dari ku, aku memohon dan memohon untuk senantiasa mendekatkan dia dengan ku. Aku tak sangup bila saya harus kehilangan dia dan semua yang saya peroleh dari beliau. Mungkin saya terlalu konyol atau berlebihan tapi itulah yang aku rasakan dikala ini dan tidak bisa ku bohongi.....

Terimah kasih sudah menyangi dan selalu menemaniku.

Oleh : Ella Qharifah
(13 Oktober 2015)
Sumber https://www.atobasahona.com/

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama