Drainase : Pemahaman, Tujuan, Fungsi, Jenis Dan Bentuk Jalan Masuk Drainase Dengan Gambar

Drainase yang berasal dari bahasa inggris drainage yang memiliki arti mengalirkan, membuang atau mengalihkan air. Menurut H. A Halim Hasmar (2011), drainase secara biasa didefinisikan selaku ilmu pengetahuan yang mempelajari selaku sebuah tinndakan teknis untuk meminimalkan keunggulan air dalam satu konteks pemanfaatan tertentu, baik yang berasal dari hujan, rembesan maupun yang yang lain di sebuah daerah, sehingga fungsi tempat tidak terganggu.

Pengertian Drainase Menurut Ahli

Menurut Dr. Ir Suripin, M. Eng (2004) drainase mempunyai arti mengalirkan, menguras, mencampakkan atau mengalirkan air. Secara lazim, drainase didefinisikan sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk meminimalkan atau membuang kelebihan air dari suatu daerah atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal. Drainase juga diartikan sebagai suatu cara pembuangan keunggulan air dari sebuah tempat atau lahan, sehingga lahan mampu difungsikan secara optimal. Drainase juga diartikan sebagai suatu cara pembuangan keunggulan air yang tidak di inginkan pada suaru daerah, serta cara– cara penanggulangan balasan ditimbulkan oleh keunggulan air tersebut. (Hasmar,Halim,H.A.2012,DrinaseTerapan,UIIPress,Yogyakarta).

Tujuan Drainase

Tujuan Drainase yaitu :
  1. Untuk mengembangkan kesehatan lingkungan pemukiman. 
  2. Pengendalian keunggulan air permukaan mampu dilaksanakan secara aman, tanpa hambatan dan efisien serta sejauh mungkin dapat mendukung kelestarian lingkungan. 
  3. Dapat menghemat genangan-genangan air yang menjadikan bersarangnya nyamuk malaria dan penyakit-penyakit lain, seperti demam berdarah, disentri serta penyakit lain yang disebabkan kurang sehatnya lingkungan pemukiman. 
  4. Untuk memperpanjang umur irit fasilitas -fasilitas fisik antara lain : jalan, tempat pemukiman, tempat perdagangan dari kerusakan serta gangguan aktivitas akhir tidak berfungsinya sarana drainase.
Fungsi Drainase

Fungsi drainase yaitu :
  1. Mengeringkan bagian daerah kota yang permukaan lahannya rendah dari genangan sehingga tidak menjadikan dampak negatif berupa kerusakan infrastruktur kota dan harta benda milik penduduk . 
  2. Mengalirkan kelebihan air permukaan badan air terdekat secepatnya semoga tidak membanjiri/ menggenangi kota yang mampu menghancurkan selain harta benda masyarakat juga infrastruktur perkotaan. 
  3. Mengendalikan sebagiaan air permukaan akibat hujan yang mampu dimanfaatkan untuk persediaan air dan kehidupan akuatik. 
  4. Meresapkan air permukaan untuk menjaga kelestarian air tanah.
Permasalahan Drainase

Perkotaan ialah pusat segala acara manusia, pusat jual beli, sentra produsen, sekaligus pusat pelanggan. Di tempat perkotaan tinggal banyak insan, banyak terdapat fasilitas biasa , transportasi, komunikasi, dan sebagainya. Saluran drainase di daerah perkotaan mendapatkan tidak hanya air hujan, namun juga air buangan (limbah) rumah tangga dan limbah pabrik. Hujan yang jatuh di daerah perkotaan kemungkinan besar terkontaminasi manakala air itu memasuki dan melintasi atau berada pada lingkungan perkotaan tersebut.

Bukan hanya itu kurangnya kesadaran penduduk yang masih rendah terhadap pentingnya kebersihan drainase juga ialah penyebab terjadinya masalah pada sistem drainase perkotaan. Pada studi ini masalah drainase ini disebabkan oleh seringnya terjadi banjir pada ketika hujan deras ditambah sampah yang menumpuk di dalam drainase yang menyebabkan air tidak mengalir secara tanpa gangguan dan mengakibatkan banjir di kawasan tersebut.

Jenis - Jenis Drainase

Menurut H.A Halim Hasmar drainase dibedakan menjadi beberapa bab diantaranya :

A. Menurut sejarah terbentuknya :

1. Drainase Alamiah (Natural Drainage).

Drainase yang terbentuk secara alami dan tidak terdapat bangunan pendukung seperti bangunan pelimpah, pasangan watu/ beton, gorong-gorong dan lain-lain. Saluran ini terbentuk oleh gerusan air yang bergerak alasannya adalah gravitasi yang lambat laun membentuk jalan air yang permanen mirip sungai.

2. Drainase Buatan (Artifical Drainage).

Drainase yang dibentuk dengan maksud dan tujuan tertentu sehingga memerlukan bangunan-bangunan khusus seperti selokan pasangan batu/ beton, gorong-gorong, pipa-pipa dan lain sebagainya.

B. Menurut letak terusan :

1. Drainase Permukaan Tanah (Surface Drainage).

Yaitu susukan drainase yang berada di atas permukaan tanah yang berfungsi mengalirkan air limpasan permukaan. Analisa alirannya merupakan analisa open channel flow.

2. Drainase Bawah Tanah (Sub Surface Drainage).

Yaitu susukan drainase yang bertujuan mengalirkan air limpasan permukaan melalui media di bawah permukaan tanah (pipa-pipa), dikarenakan alasan–alasan tertentu. Alasan tersebut antara lain permintaan artistik, tuntutan fungsi permukaan tanah seperti lapangan sepak bola, lapangan terbang, taman dan lain-lain.

C. Menurut fungsi :

1. Single Purpose.

Yaitu saluran yang berfungsi mengalirkan satu jenis air buangan, misalnya air hujan saja atau air jenis buangan yang lain mirip limbah domestik, air limbah industri dan lain-lain.

2. Multi Puspose

Yaitu jalan masuk yang berfungsi mengalirkan beberapa macam air buangan baik secara bercampur maupun bergantian.

D. Menurut Konstruksi :

1. Saluran Terbuka.

Yaitu akses yang lebih cocok untuk drainase air hujan yang terletak didaerah yang memiliki luasan yang cukup, ataupun untuk drainase air non-hujan yang tidak membahayakan kesehatan/ mengganggu lingkungan.

2. Saluran Tertutup.

Yaitu terusan yang pada umunya sering digunakan untuk fatwa air kotor (air yang mengusik kesehatan/ lingkungan) atau untuk kanal yang terletak ditengah kota (Hasmar,Halim,H.A.2012,DrinaseTerapan,UIIPress,Yogyakarta)

Pola–Pola Drainase

Pembuatan saluran drainase diadaptasi dengan keadaan lahan dan lingkungan sekitar, oleh karena itu dalam penyusunan rencana drainase terdapat banyak teladan drainase, yang antara lain :

a. Pola Siku

Dibuat pada kawasan yang memiliki topografi sedikit lebih tinggi dari pada sungai. Sungai sebagai kanal pembuang akhir berada final berada di tengah kota.



b. Pararel

Saluran utama terletak sejajar dengan saluran cabang. Dengan kanal cabang (sekunder) yang lumayan banyak dan pendek-pendek, apabila terjadi pertumbuhan kota, jalan masuk-akses akan dapat mengikuti keadaan.



c. Grid Iron

Untuk daerah dimana sungainya terletak di pinggir kota, sehingga terusan-kanal cabang dikumpulkan dahulu pada susukan pengumpulan.



d. Alamiah

Sama mirip teladan siku, cuma beban sungai pada teladan alamiah lebih besar, letak jalan masuk utama ada di bab terendah (lembah) dari sebuah daerah (alam) yang secara efektif berfungsi selaku pengumpul dari anak cabang terusan yang ada (kanal cabang), dimana kanal cabang dan jalan masuk utama ialah sebuah akses alamiah.



e. Radial

Pada daerah berbukit, sehingga acuan kanal memencar ke segala arah. Suatu tempat genangan dikeringkan melalui beberapa kanal cabang dari sebuah titik menyebar ke segala arah (sesuai dengan keadaan topografi daerah).



Bentuk Saluran Drainase

Bentuk dari jalan masuk–kanal dimensi drainase sama halnya dengan bentuk akses irigasi, serta dalam perencanaan dimensi terusan mesti diusahakan seekonomis mungkin.

Adapun bentuk susukan antara lain :

a. Trapesium

Pada lazimnya kanal terbentuk trapesium terbuat dari tanah akan namun tidak menutup kemungkinan dibentuk dari pasangan watu dan beton. Berfungsi untuk menampung dan menyalurkan limpasan air hujan dengan debit yang besar.




b. Persegi

Biasanya kanal ini yang dibuat dari pasangan kerikil dan beton. Berfungsi untuk menampung dan menyalurkan limpasan air hujan dengan debit yang besar.



c. Segitiga

Saluran sungguh jarang digunakan tetapi mungkin dipakai dalam keadaan tertentu



d. Setengah Lingkaran

Berfungsi untuk menyalurkan limbah air hujan untuk debit yang kecil. Bentuk akses ini biasa digunakan untuk susukan–kanal masyarakatdan pada sisi jalan perumahan padat.

Itulah pemahaman drainase, tujuan drainase, fungsi drainase, Jenis - jenis drainase pola drainase dan bentuk terusan drainase yang sekaligus dilengkapi dengan teladan-teladan gambarnya, semoga bermanfaat.

Sumber https://www.atobasahona.com/

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama